Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bekerjasama dengan Denpasar Institute melaksanakan Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Luar Negeri

  • Dibaca: 453 Pengunjung

Program Pendidikan Kecakapan Kerja Persiapan Vokasi (PKK LN) ke Jerman

Guna merealisasikan visi Denpasar Institute yakni mentransformasi peserta didik, mahasiswa, dan masyarakat umum menjadi tenaga professional yang mampu menguasai bahasa Inggris, bahasa Jerman dan metodologi penelitian untuk bersaing di tingkat internasional, Denpasar Institute berupaya untuk mendukung gerakan pemerintah dalam mengentaskan pengangguran dan kemiskinan melalui cara yang terstruktur. Hal ini dilaksanakan juga beranjak dari isu ageing population yakni bertambahnya usia di atas 65 tahun berbanding terbalik dengan usia produktif yang dapat berdampak pada ketersediaan tenaga kerja produktif di negara maju. Peluang memasukkan tenaga kerja asing ke negara maju sangat besar. Berdasarkan latarbelakang tersebut, pemerintah mengajak lembaga pendidikan dan pelatihan untuk mengusulkan Pendidikan Kecakapan kerja Persiapan Vokasi (PKK LN) ke Luar Negeri tahun 2019. Program ini sesuai dengan peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementrian Pendidikan dan kebudayaan No.21 tahun 2019. 
Berkaitan dengan pengajuan proposal Denpasar Institute mengenai PKK LN ke jerman yang disambut baik pada Sabtu, 27 Juli 2019 atas rekomendasi dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga pemerintah Kota Denpasar, proposal ini telah mendapat persetujuan dan bisa segera direalisasikan.  Denpasar Institute telah menandatangani kontrak dengan Ausbildung & Leben in Deutschland terkait dengan kerjasama ini. 
Kesempatan study lanjut dan internship program ke Jerman ini dibuka seluas-luasnya untuk pelajar dan umum dengan rentang usia 18-27 tahun dengan syarat minimum lulusan SMA/ sederajat, dan telah mendaftar di www.denpasarinstitute.com/vokasiln dari 25 November hingga 7 Desember 2019. Mengenai biaya program, pemantapan Bahasa Jerman pra keberangkatan ditanggung oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Sementara untuk keberangkatan ke Jerman ditanggung oleh pihak jerman selaku partner dari Denpasar Institute. 
Pelatihan ini berbasis kebutuhan generasi muda untuk mengembangkan potensi maksimalnya serta mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya sehingga wawasannya semakin terbuka guna mampu memberikan kontribusi positif untuk diri sendiri, keluarga, dan bangsa. Sebelum keberangkatan, calon peserta dapat menyelesaikan program pelatihan pemantapan bahasa negara tujuan dan mengikuti uji kompetensi. Penguasaan dasar bahasa negara tujuan dibuktikan dengan sertifikat kompetensi.  

  • Dibaca: 453 Pengunjung