Intensive Training for Data Management & Data Coding

  • Dibaca: 402 Pengunjung

Peserta Intensive Training for Data Management & Data Coding di the Vasini Smart Boutique Hotel pada Sabtu, 12 Oktober 2019

Data memainkan peran vital dalam berbagai bidang, utamanya bagi perusahaan. Laporan lembaga dan perusahaan wajib dilaporkan dengan dukungan data yang valid. Denpasar Institute sebagai Lembaga Riset & Pengembangan SDM menyelenggarakan Intensive Training for Data Management & Data Coding pada  Sabtu 12 Oktober 2019 diadakan di the Vasini Smart Boutique Hotel yang dihadiri oleh staf BNI berjumlah 28 peserta. Training ini akan dilaksanakan di dua lokasi, yakni di hotel dan di Denpasar Institute. Denpasar Institute menghadirkan dua fasilitator, Dr. I Nengah Laba, M.Hum. dan Gde Palguna Reganata, S.Si., M.Si. Kedua fasilitator ini merupakan akademisi dan praktisi yang sudah berkecimpung dengan data management lebih dari 8 tahun.

“Data management dan Data Coding bertujuan memperoleh informasi secara akurat dan memudahkan pelacakan data. .Penyajian data dapat dilakukan baik secara visual maupun secara numerik dalam bentuk angka-angka statistik. Pengolahan data statistik dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai paket program komputer modern. Salah satu program yang tidak banyak diketahui masyarakat luas untuk mengolah data statistik adalah MS EXCEL,” ungkap Dr. Laba dalam paparannya disesi pertama. Menurutnya, saat ini data memegang peran kunci untuk mengambil keputusan.

Dr. Laba yang mendalami metodologi penelitian di Jade University of Applied Sciences, Jerman ini menambahkan bahwa dengan berbagai terpaan informasi di media sosial yang memunculkan berbagai data kurang valid, perusahaan sudah seharusnya memiliki unit data analis yang akan bertanggung jawab terhadap data management dan data coding. “Jika tidak, saya yakin perusahaan akan cepat ‘keropos’ dan ditinggalkan pelanggan. Inovasi hanya bisa dilakukan melalui stabilnya data management,” pungkasnya saat ditemui di sela-sela training session.

Palguna membawakan materi Basic Statistics dan Toolpak Analysis membahas dan mempraktikkan beberapa tools dan formula yang bisa digunakan dalam mempercepat management data untuk mengambil keputusan berbasiskan keakuratan data. “Secara substantif, training ini sangat baik dan bermanfaat bagi perusahaan,” ungkap Palguna    

Palguna menjelaskan bahwa lembaga dan perusahaan apapun akan berkepentingan terhadap data management dan data coding ke depannya. Pegiat pariwisata, pemilik hotel dan restoran serta para pelaku usaha kecil, termasuk start-up business perlu menyadari hal ini dan memiliki komitmen untuk memanfaatkan data dalam tiap pengambilan keputusan.

“Dalam konteks ini, diperlukan adanya standarisasi pengolahan data untuk dapat menjaga konsistensi kualitas dan untuk meningkatkan inovasi perusahaan. Apalagi, kalau berbicara di tingkat perusahaan besar semacam chain hotel yang ada di Bali. Nah, standarisasi data management ini yang mestinya juga jadi perhatian dan fokus kita bersama,” saran Laba.

Salah satu peserta training, Prayudi  mengharap bahwa kegiatan sejenis ini perlu diadakan secara berkelanjutan. Sebab, hal ini bermanfaat bagi tidak hanya pegawai tetapi juga bagi perusahaan, “ Jelasnya.   

  • Dibaca: 402 Pengunjung