PUSKAPER Bali

  • Dibaca: 522 Pengunjung

Peneliti dan riset menjadi dua faktor penentu kemajuan pertanian di suatu negara. Kemajuan dimaksud secara umum dapat dilihat dari sisi perubahan perilaku petani, peningkatan produksi, efektifitas dan efisiensi usaha tani.

Bahkan, ketepatan sasaran dan kebijakan pemerintah terkait dengan pertanian sangat tergantung dari kemajuan riset dan inovasi

Pertanian di Indonesia, khususnya di Bali saat ini dihadapkan pada berbagai perubahan dan perkembangan lingkungan yang sangat dinamis

Beberapa persoalan mendasar dan tantangan pembangunan pertanian di Bali antara lain:

  • Perubahan struktur sosio-demografi, termasuk rendahnya generasi muda Bali terjun di bidang pertanian
  • Makin terbatasnya sumberdaya lahan, air dan energi
  • Perkembangan dinamis sosial budaya masyarakat
  • Masih terbatasnya kemampuan sistem pertanian dan pemanfaatan teknologi
  • Terbatasnya akses petani terhadap permodalan
  • Rendahnya nilai tukar petani 
  • Kurang harmonisnya koordinasi kerja antar sektor terkait pembangunan pertanian
  • Tekanan  globalisasi yang mengakibatkan pergeseran pertanian ke industri pariwisata
  • Pesatnya kemajuan teknologi dan informasi

Untuk mencari dan menemukan solusi alternatif dalam menghadapi persoalan tersebut, Denpasar Institute sebagai Lembaga Riset & Pengembangan SDM membentuK Pusat Kajian Pertanian Bali atau Center for Bali Agricultural Studies. Pusat Kajian Pertanian Bali diharapkan berkontribusi secara praktis dan mampu memberi solusi untuk memajukan pertanian

Pusat Kajian Pertanian Bali menjalin kerjasama dengan peneliti, pengusaha, akademisi, kelompok tani dan petani yang memiliki niat dan minat yang sama untuk memajukan pertanian.

Untuk meningkatkan peran dan fungsinya, Pusat Kajian Pertanian Bali juga menjalin kerjasama dengan para praktisi yang concern terhadap persoalan pertanian

Secara praktis, hasil riset Pusat Kajian Pertanian Bali diharapkan dapat memberikan masukan ke pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memajukan pertanian Bali.

Visi Pusat Kajian Pertanian Bali
Menjadi pusat kajian bidang pertanian yang bertumpu pada kearifan lokal dengan sentuhan teknologi global

Misi Pusat Kajian Pertanian Bali

  1. Menghasilkan kajian-kajian bermutu dalam bidang pertanian
  2. Menghasilkan kajian-kajian bermutu untuk mendorong terciptanya kebijakan bidang pertanian yang baik dan bertanggungjawab
  3. Membentuk kerjasama berbasiskan academic networking dengan berbagai lembaga dan atau organisasi bidang pertanian baik secara nasional, regional maupun internasional

Kegiatan Pusat Kajian Pertanian Bali mencakup:

  1. Kajian yang berorientasi pada pengembangan keilmuan (scientific research),
  2. Kajian yang berorientasi pada penyelesaian permasalahan praktis (applied research)
  3. Kajian yang berorientasi penyusunan rekomendasi kebijakan bidang pertanian (evidence-based policy research)
  4. Pengembangan kelompok kajian (research cluster)
  5. Penyelengaraan kegiatan dan konsorsium ilmiah bidang pertanian

Rencana Kerja 9 Tahun ke Depan

Tahapan Pertama periode 2020 – 2023, rencana kegiatan PUSKAPER Bali adalah sebagai berikut:

  • Mengembangkan dan meningkatkan forum diskusi untuk kemajuan dan pengembangan teknologi terbarukan bidang pertanian
  • Meningkatkan pertukaran pengetahuan dan ide di bidang pertanian
  • Membentuk jejaring berbasiskan academic networking dengan peneliti, praktisi, lembaga dan atau organisasi yang kompeten di tingkat lokal dan nasional
  • Melakukan kajian-kajian bermutu dalam bidang pertanian dan sosial

Tahapan Kedua periode 2024 – 2026, rencana kegiatan PUSKAPER Bali adalah sebagai berikut:

  • Membentuk jejaring berbasiskan academic networking dengan peneliti, praktisi, lembaga dan atau organisasi yang kompeten di tingkat Asia dan internasional
  • Menghasilkan kajian-kajian bermutu dalam bidang pertanian
  • Membentuk forum diskusi untuk kemajuan pertanian dan usaha tani serta pengembangan teknologi pertanian
  • Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset bidang pertanian di tingkat nasional dan Asia

Tahapan Ketiga periode 2027 – 2029, rencana kegiatan PUSKAPER Bali adalah sebagai berikut:

  • Meningkatkan hasil kajian bermutu dalam bidang pertanian
  • Melakukan kajian bidang pertanian dan usaha tani
  • Menyelenggarakan FGD untuk kemajuan pertanian di tingkat nasional
  • Mengadakan pertukaran peneliti dan menyelenggarakan konsorsium riset bidang pertanian di tingkat nasional dan internasional

Apabila Bapak/Ibu/Saudara berminat gabung di Pusat Kajian Pertanian Bali dan bersedia menjadi konsultan bidang pertanian, atau bersedia menjadi narasumber dengan kompensasi per kegiatan, silahkan daftar di https://bit.ly/KonsultanDI 

 

FORM PENDAFTARAN








Informasi tentang Denpasar Institute diperoleh dari:
 Keluarga
 Teman
 Lembaga Tempat Belajar atau Kerja
 Media Sosial
 Situs Denpasar Institute
 Pameran Pendidikan
 Lainnya

Batal